Potong Rumput

Pai Berkebun 🙂

Kisah sehari-hari penulis yang bekerja sebagai tukang kebun di SMAN Gebe. Selalu saja ada kisah yang menarik, lucu, konyol, dan aneh yang bisa kita baca. Selain jadi Tukang kebun di Sini dia juga musti nyambi jadi PMK pas ada kebakaran di lab Biologi, atau jadi pemancing yang mancingin ikan di kolam sekolah..

Pagi-pagi belum juga aku selesai ngepel lantai,eh! tiba-tiba datang temanku Si Majadi(nama aslinya mah jadi-jadian) datang mengajak motong rumput di depan sekolah.Bah sial amat nih orang.belum juga selesai ngepel eh udah disuruh motong rumput.

‘Gimana udah siap apa belon?”

“Loe sendiri lihat gue belum selesai!”
“Buruan udah disuruh dari tadi nih!”
“Ok..Ok!”

Akhirnya kami pergi ke gudang yang ada di lantai dua.

sesamoainya di fgudang,

“Cklek!”Pintu dibuka  dan aku segera melongok ke dalam.Hmmmmm lumayan serem juga! tapi kenapa ya ditempat kerjaku ini banyak sekali tempa-tempat serem.Tampaknya para hantu juga betah tinggal di sini bareng aku.

Segera aku ambil mesin pemotong rumput itu.Aku megang bagian mesin,sedangkan Majadi pegang bagian moncong pisau.

“Jduank! adouw!”Sialan kepalaku kebentur tuh moncong pisau,

“Gimana si loe liat-liat dong Bro!”

“Hehehehe.. sorry ya !”
“Haah!”
emang dasaqr nasibku mungkin dapet teman kerja yang yang  rada gak beres.Dan ujung-ujungnya aku selalu kena sial.keisalan selanjutnya aku musti ngegendong tuh mesin potong rumput yang beratnya 50 Kg ke bawah .Ugh! capekkkk banget.

Setelah perjalanan menggendong mesin sekitar  500 meter akhirnya aku sampai ditempat.Temanku itu cuma sengengas-sengenges.

“Hehehe… berat ya sob?”

“Jan*^@#k ya iyalah dasar loe!”
“Udah santai Sob! abis ini iar aku yang motong” Benar saja  apa yang dia  bilang.Setelah mengisi bensin ke bagian mesin.Dia mulai menghidupkan mesin,tapi lama sekali mesin itu nggak bisa hidup.

“Eits tunggu dulu”

“Apaan lagi?”

“Biar gue pegang moncongnya pasti nyala”
dan….

“Srrrnnnngggg…”Mesin menyala.Tapi baru dua menit tuh mesin mogok lagi.”Staterin dong Bro! kali ini yang bener ya!”
“Iya-iya!”
Dan meisn kembali menyala.

Setelah setengah jam mesin kembali mati.
“I..Pai..tolongin staterin dong!”
aku segera lari..

“Sorry bro aku aper cari makan dulu,hehe…”
“JAN#[<“#K……..”

Iklan

Tentang Rifai Prairie

Rifai Prairie bekerja sebagai office cleaning and maintenance dan juga gardener di salah satu sekolah menengah atas di kab Gresik. Hobi menulis, berkebun, menggambar dan membaca.
Pos ini dipublikasikan di Harian. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s