Cave Man a.k.a Manusia purba

“hu.hu.huu.hu.huhuhhuu..!!

Cuma kata-kata seperti itu yang mungkin bisa diucapkan oleh seorang manusia purba. Dan gue punya teman spesial yang gue juluki T-Rex (kejem banget ya gue! :-P). Memang sich! seharusnya gue minta maaf udah julukin dia predator. Nama aslinya Iqbal, dia seorang anak cowok yang pandai fisika, baik hati, dan agak pemalu, dan wajahnya selalu dihiasi kacamata antik.

Pernah nih! suatu hari salah seorang guru berkomentar soal wajah si Iqbal.

“Wajahmu itu lho Nak! Ndeso banget!!”, Dan gue yakin guru itu berkata jujur sebab beliau mengajar sejarah. Kontan sejak saat itu  Iqbal dianggap “Paku” alias perawakan kuno. Dan gue berhasil menciptakan nama baru buat dia “Cave Man”. Meskipun hanya sekadar iseng-iseng.

Batu… Batu… dan Batu…

Hariitu di rumah si Dimas gue dan lima orang temen gue  lagi ngerjain tuas bikin maket rumah dari karton. Nah! si Iqbal termasuk di dalamnya.

“Woii.. siletnya mana nih! kok hilang??” Tanya si Emo yang kebagian tugas motong-motong karton.

“Mana yaa..?” Gue coba berdiri dan cari ke sana kemari.

Tiba-tiba si Iqbal nyerocos,

“Pake ini aja nih!” Sambil bergaya dengan potongan karton yang besar. Dan saat itu gue lihat emang  bentuk kertas kartonnya mirip palu manusia purba.

“Yaa ampuunn… dasar emang manusia purba Lu! silet aja nggak tahu!’ Seru gue

“Ok! deh Bal. Gue tahu kok kalo loe emang cuma tahu pentungan batu!!” Kata gue.

“HA..HAHAHA..!!!” Kontan kami ngakak bareng-bareng..

*  *  *  *  *

Di hari yang lain saat jam kosong kami anak-anak kelas XII IPA 1 lesehan di depan kelas. Sebagian yang lain nekat pergi ke kantin dengan taruhan bakal dijemur kalo ketahuan.

Entah mujur atau tidak saat itu si Irza hendak keluar kelas. Pas dia buka pintu dia lihat Si Iqbal lagi meraba-raba tembok sambil bergaya stripties pake mendesah-desah lagi!!

“Ahhh.. uh.. oohhhh…!!”

“IIHHH…..!!  JJJIIJJJIIIKKK  IQBAALLL….!!!” Teriak Irza histeris begitu lihat adegan dewasa antara Iqbal dengan tembok.

Gue dan teman-teman yang sedari tadi liatin si Iqbal langsung ngakak dan mencibir si Iqbal habis-habisan!.

“Yaa ammppuunn!! Iqbal. Jadi kamu lebih suka “main” sama tembok daripada sama cewek??” Cibir salah seorang teman.

“Loe ngebayangin apa si Bal?” Tanya gue yang juga penasaran sama daya imajinasi si Iqbal.

“iiuuhh… yaiks Iqbal.”

“Loe mau ngelubangin tuh tembok? “punya loe” kan cuma segede cabe rawit” Cuap si Divan yangg bikin kita tambah ngakak.

“Dasar manusia purba!! sulit ya ngilangin kebiasaan lama?!”, Seru gue.

Tapi dasar Iqbal, meski dicibir habis-habisan ia cuman senyam-senyum. Emang dasarnya pemalu sich!

Iklan

Tentang Rifai Prairie

Rifai Prairie bekerja sebagai office cleaning and maintenance dan juga gardener di salah satu sekolah menengah atas di kab Gresik. Hobi menulis, berkebun, menggambar dan membaca.
Pos ini dipublikasikan di Harian. Tandai permalink.

3 Balasan ke Cave Man a.k.a Manusia purba

  1. Eko Wardoyo berkata:

    wahhhh keindahan masa sma hehehehehe d(^o^”)

  2. tuaffi berkata:

    aih si Iqbal.. ngapain itu? 😀

    coba ada fotonya si Iqbal, mari dibandingkan dengan the real cave man. hehe

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s