Preman Insyaf

Pagi-pagi saya sudah mendapat kiriman SMS yang membuat hati gundah.Apalagi yang mengirim seorang wanita jelita,makin resahlah hati ini.

Begini bunyi pesanya;
“Andai Al-Qur’an bisa bicara ia akan berkata;”Waktu kau masih anak-anak, kau bagai teman sejatiku, dengan wudhu kau sentuh aku, dalam kedaan suci kau pegang aku, kau baca dengan lirih dan keras.
Sekarang kau telah dewasa, nampaknya kau sudah tidak berniat lagi padaku, apakah aku bacaan asing? yang tinggal sejarah? sekarang kau simpan aku dengan rapi.kau biarkan aku sendiri. Aku menjadi kusam dalam lemari.berlapis debu, dimakan kutu, kumohon peganglah aku lagi, bacalah aku setiap hari, karena aku akan jadi penerang dalam KUBURMU…..!!!!”
Kirim kepada 15 teman muslim jika kamu merasa Islam,karena mengingatkan sesma sangatlah berpahala”

Bagaimana jika anda mendapat SMS seperti ini dipagi hari?saat hati masih jernih! dari wanita yang anda cintai!
rasanya hati jadi sesak, “benar juga ya?”Kata saya. Rasa haru tiba-tiba menyelimuti

Sayapun membalas
“Paragraf terakhir sangat lucu.Terima kasih sudah mengingatkanku 🙂
“Lebih baik melaksanakan daripada menyebarkan”
kalau menyebarkan dibilang muslim itu agak salah,kita juga harus mengamalkan.”

Begitu saya coba membalas SMS dara jelita itu, saya pikir kok kata-katanya kurang pas. saya juga tidak berharap kata-kata itu akan membuat dia sakit hati.
Lalu apa yang lucu?.Apa mengingatkan sesama itu lucu? jawabya “Tidak”, jika anda yang melaksanakan.tapi jika saya yang melakukanya pastilah teman-teman saya akan heran bahkan terkejut. Anak yang bertampang brandal seperti saya kok bisa-bisanya menyebarkan tausiah.

‘Rasul (Nabi Muhammad) telah beriman kepada Al-Quran yang diturunkan kepadanya dari tuhanya, demikian pula orang-orang yang beriman…”(QS.Al-Baqoroh [2]:285).
Masalahnya mengimani tak cukup dengan sekedar percaya kita juga harus mengamalkanya kan?.Tapi itulah kelemahan saya ,ketidakmampuan saya.

Tampaknya wanita yang mengirimi SMS itu ingin menampar saya secara tidak lamgsung, Aduh!.
Kenyataanya saya memang jarang membaca Al-Qur’an,jangankan baca lha wong megang aja jarang-jarang, Astagfirullah….Jadi pagi ini saya negeri !! gimana kalo kubur saya nanti gelap gulita,sedangkan PLN saja tak akan bisa menerangi alam kubur. Gimana kalo saya masuk neraka yang panas, kalosama panasnya wedhus gembel saja sudah takut.

Hingga saya tulis entri ini masih ada getar ketakutan di hati saya.Apa ini cara tuhan mengingatkan saya .Dikirimi pukulan telak! oleh wanita yang mungkin saya puja.Kenapa dia bisa melihat keadaan saya yang menyedihkan ini.
Saking menyedihkanya SMS balasan saya terkesan asal.Saya anggap paragraf terakhir lucu sebab jika saya sebarkan pasti teman-teman saya akan balik mengirim SMS yang isinya mengejek, “Loe udah insyaf?”,”loe jangan sok alim dasarnya preman,ya preman aja!”,”loe praktekin nggak?”

Sebagai manusia kita wajib saling mengingatkan sesama. Jika ada yang berbuat salah.tapi… saya sebagai orang yang bahkan lebih banyak salah kadang saya juga merasa sungkan buat menegur. kalau saya mengingatkan justru saya yang diingatkan balik.
“Emang loe sendiri udah ngamalin?”
Saya masih ingat itulah jawaban salah seorang temah ya ng saya ingatkan. Soal ngirim SMS ke teman-teman yang lain sih gampang tapi mereka yang saya kirimi pasti bergumam,
“Si Preman udah insyaf nih!”

Catatan:thanks buat dara Jelita yang udah mau mengirim SMS itu (Dara yang biasanya kupanggil Dara dengan pipi merah merona).Terima kasih sudah mengingatkan dan memberiku kesadaran.

Iklan

Tentang Rifai Prairie

Rifai Prairie bekerja sebagai office cleaning and maintenance dan juga gardener di salah satu sekolah menengah atas di kab Gresik. Hobi menulis, berkebun, menggambar dan membaca.
Pos ini dipublikasikan di Harian. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s