Lebaran yang Sunyi Sepi

Tahun ini seperti Tahun-tahun yang lalu gue nggak bisa mudik ke mana-mana. Pasalnya nggak ada duta, lha kalaupun ada duit buat berangkat tapi belum lagi nanti ditagih sama saudara gue yang masih kecil-kecil. Masak gue tega liat mereka merengek minta duit lebaran.

Kalo loe tanya dari kampung mana gue berasal, aslinya gue datang dari Tuban. Tepatnya di daerah pedesaaan yang dikelilingi gunung. Kalo loe liat kampungnya Naruto, mungkin hampir mirip gitu lah!. tapi sudah lama gue nggak berkunjung ke sana.Kalo nggak salah Tahun lalu gue ke sana Nengokin saudara. Pernah juga gue datang ke sana, ketika pagi menjelang gue sempatkan naik ke bukit yang ada di pinggir desa. Maunya sih menikmati udara pagi yang adem.. tapi nggak tahunya gue malah dibuntuti sama sekawanan anjing liar. untungnya mereka nggak nyerang gue. mungkin udah paham kalo gue bukan kucing tapi tupai (2pai). hihihi πŸ™‚

Persoalanya kian hari gue kian betah di kota pudak jadi ya… males pulang kampung. hehehe… Tapi bukan berarti gue lupa sama kampung halaman lho ya!

Buat yang mudik ato nggak mudik. lewat laut, darat, ato udara. Yang jauh ato yang dekat, tua-muda. laki-perempuan

Gue dan keluarga gue mengucapkan Met Hari Raya idul Fitri.. en hati-hati kalo mudik, hehehee πŸ˜€

Shalat Id kemaren gue hampir aja telat, gara-gara malemnya begadang liat kembang api.

“Bangun Rip… udah pagi…!!!” Tuh emak gue udah teriak-teriak.

‘Nggak ikutan Sholat Id??”.

Mata gue langsung terbuka, sial! gue kesiangan. dan seperti biasa kalo udah kesiangan ritual gue adalah mandi bebek. epek-epek..

“Emak? emang Emak nggak ikut? santai bener?”

“Emak niee udah tuaa.. asam uratnya kalo kambuh bahayaa…” Taelah.. ternyata! Emak gue nggak ikutan sholat. Gitu aja bangunin orang sampe shock! :-p

Setelah ganti baju gue langsung berangkat ke Masjid.

G tahu kenapa ceramah tahun ini lamaaaaa banget mana yang ceramah pake gaya Pak Haji Rhombak Irambak.. TER..LA..LU!

Sepulang dari sholat Id, gue biasanya berkeliling kampung. sekedar meminta maaf sama tetangga kanan-kiri. Tapi sialnya banyak tetangga gue yang udah pulkam.. jadi kali ini gue cuman bisa diem di rumah sambil makan snack yang dihidangkan di meja. Itupun ditambahi omelan emak Gue. :-pΒ  hehee

πŸ™‚ sekali lagiΒ  SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI,Β  MINAL AIDZIN WALFAIDZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN. πŸ™‚

 

Iklan

Tentang Rifai Prairie

Rifai Prairie bekerja sebagai office cleaning and maintenance dan juga gardener di salah satu sekolah menengah atas di kab Gresik. Hobi menulis, berkebun, menggambar dan membaca.
Pos ini dipublikasikan di Harian. Tandai permalink.

3 Balasan ke Lebaran yang Sunyi Sepi

  1. sweetyvinz berkata:

    met iedul fitri and maaf lahir batin ya πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s