Merevisi Dongeng Anak!!

Cerdik Licik, si Kancil bertingkah tengik..

Cerdik Licik, si Kancil bertingkah tengik..

Kancil licik-cerdik, suka mencuri ketimun..

Malin kundang pengusaha kaya tapi lupa orang tua.

Si Pitung sedekah dari hasil ngerampok.

Tarzan suka telanjang.

Putri salju hidup dengan 7 lelaki cebol

Robinhood tukang rampok

Pinokio suka berbohong.

Manakah diantara dongeng-dongeng di atas yang sering anda ceritakan pada anak-anak anda??https://rumahrifai.wordpress.com/

Rasanya bangsa ini harus mulai mawas diri soal ngasih cerita bacaan ke anak.

Lha gimana enggak, kadang si ibu hanya menceritakan kisah ceritanya…lalu

“sekian dan selesai. Udah ya sekarang waktunya bobok..!” kata itu sering diucapkan sebagai penutup.

Padahal anak-anak masih belum mampu mencerna mana baik buruk.

Makanya kalo ada tontonan yang berat kontennya pasti ada tanda BO (bimbingan Orangtua) iya kn?. Kecuali tontonan yang ada saya di dalamnya, pasti bukan BO lagi tapi BB (bahaya banget), heheehttps://rumahrifai.wordpress.com/

Sebaiknya orang tua tetap memberikan masukan berupa hikmah apa yang bisa dipetik dari kisah yang terjadi..

Semisal kisah “Ninies towok melempar hightheels” apa anda yakin anak anda nggak bakal ngelempar hightheels anda ke tetangga sebelah??. Bisa jadi itu bakal terjadi kalo anda tidak memberikan masukan berupa hikmah dari cerita tersebut. Wikikikhttps://rumahrifai.wordpress.com/

Mungkin juga kondisi bangsa Indonesia yang pemalas adalah bentukan dari “hikmah salah” yang diserap oleh para penduduk negeri ini ketika masih belia

David McClelland, seorang psikolog sosial pembangunan pernah melakukan riset kecil.

Kenapa ada bangsa yang mau bekerja keras dan tidak?!.

Ia membandingkan antara Inggris dan Spanyol. Sejak abad ke-16 inggris semakin besar, sedangkan spanyol mulai berkurang. Ternyata dongeng-dongeng di Inggris mengandung energi dahsyat pendorong semangat berprestasi. Sedangkan sebaliknya di spanyol malah meninabobokan anak.

Ah! Ternyata begitu..!!https://rumahrifai.wordpress.com/

Ia juga mengumpulkan 1.300 cerita anak dari berbagai negara. Hasil penilaiannya menunjukan bahwa cerita anak yang mengandung spirit ingin berprestasiΒ  yang tinggi selalu diikuti dengan adanya pertumbuhan (prestasi) yang tinggi pula di negeri tersebut 25 tahun kemudian. Nah loh? Ternyata cerita bisa memajukan negeri.

Kenapa Kisah Kancil yang licik gue taruh di urutan terdepan??? Mengutip pernyataan penulis senior Ismail Marahimin, ia berkeyakinan bahwa cerita dongeng kancil di Indonesia merupakan salah satu biang penyebab keterpurukan negeri ini. Setiap orang berusaha licik-licikan, kayak si kancil. Maunya enak tapi dengan jalan pintas, akhirnya menjilat, menghasut, dan memperkosa nilai-nilai norma dan hukum.

Bahkan kita tertawa melihat korban kelicikan si kancil.

Jadi… Ayo bunuh si kancil pakai semburan api.. BRRRUUURR!!!https://rumahrifai.wordpress.com/

Sebaiknya anda mulai mengoreksi bacaan-bacaan yang anda perdengarkan pada anak anda, dan jangan lupa selalu beritahu (dan tekankan) nilai moral yang ada dalam kisah itu.

Akhirnya gue cuma mau ngasih tahu hikmah dibalik kisah “Nienis towok melempar Hightheels”, janganlah melempar hightheels kalo nggak mau kena polisi dan dipenjarakan, heheehttps://rumahrifai.wordpress.com/

Iklan

Tentang Rifai Prairie

Rifai Prairie bekerja sebagai office cleaning and maintenance dan juga gardener di salah satu sekolah menengah atas di kab Gresik. Hobi menulis, berkebun, menggambar dan membaca.
Pos ini dipublikasikan di Harian, INFO dan tag , , , , , . Tandai permalink.

20 Balasan ke Merevisi Dongeng Anak!!

  1. dulu seorang pengajar fiksiku pernah bilang dongeng kita ternyata banyak ngajarin hal buruk seperti di atas. contohnya di majalah Bobo masih banyak dongeng peri. itu membuat anak-anak lebih sering minta dan berdoa kepada peri. itu syirik dan merusak akidah. padahal cuma hal kecil.
    selain tiu dongeng cinderella membuat cewek mater dan maunya jadian sama cowok kaya tampan (putih) doang. kasihan yang miskin dan nggak tampan dong,

  2. niccaniez berkata:

    #lempar higheels 20 cm.

  3. Assalaamu’alaikum wr.wb, Rifai….

    Semestinya ada pengajaran dari kisah sang kancil dan dongeng lain yang harus diceritakan kepada anak-anak dari sudut positif dan negatifnya. Jangan pandang negatif sahaja tanpa memberi nilai moral yang membuka minda dan jiwa mereka untuk memberi nilai baik dan buruk dari kisah dogeng sang kancil tersebut. Sayangnya, banyak ortua menghabiskan cerita tanpa pengajarannya. Rugi.

    Jika revisi ini berdampak besar tentang hasil pemikiran anak di masa depan, maka seeloknya bertukarlah kepada kisah teladan Nabi, anak-anak Nabi dan para sahabat Nabi agar jiwa anak-anak kita menjadi hebat dan bersemangat juang kerana kisah ini adalah kisah benar.

    Revisi yang mencerahkan. Salut Rifai.
    Salam ceria dari Sarikei, Sarawak. πŸ˜€

    • Rifai Prairie berkata:

      Iya, dalam tulisannya sudah awak sebut bahwa merevisi Dongeng selayaknya dilakukan oleh orang tua. Memilih kisah teladan Nabi dan Para Sahabat adalah sangat mulia.

      salam ceria dari daerah yang sangat jauh di pedalaman tanah Jambudwipa bagian timur yang dipimpin eyang Brodonoyo. hehee πŸ˜€

  4. bmaster23 berkata:

    salam kenal πŸ™‚
    mampir y πŸ˜€
    BBDroid BMaster23 : http://www.bmaster23.blogspot.com

  5. luxi89soulmate berkata:

    hmmm…brrti termasuk kisah s ABU NAWAS dunk…gue pernah baca beberapa ceritanya..kebanyakan kurang lebih mirip sama si kancil lah…licik gitu…’n mrugikan orang lain…:D
    Hmmm…u genius! kita emang harus nyeritain dongeng2 yg brmmfaat ‘n setelah itu cerita ditutup dgn mmberi penekanan kisah moral yg terkandung dlm cerita trsebut…g cuma sekian dan terima kasih doang πŸ˜€

    • Rifai Prairie berkata:

      sip! besok kita praktekin ke anakkita ya Ma! (eh??)
      :-p hehee

      Apalagi kamu kan cewek lUx, jadi nanti bakal dekat dengan anak, sebagai ibu kamu punya pengaruh yang besar terhadap perkembangan jiwa anak. Termasuk memilah cerita dongeng yang dibacakan! hehehe

      • luxi89soulmate berkata:

        iya…sippp
        tapi kyk na agak susah coz anak2 zaman skrg ud kenal sama marvell..ntar mereka mnta d dongengin spiderman, hulk, ironman, dll…masa mw dongeng bunuh2an m monster atau pnjahat??? berdarah2 dunk ceritanya πŸ˜€

      • Rifai Prairie berkata:

        hehehe iya juga ya! malah gara-gara adegan kekerasan ada beberapa film kartun yang disensor MUI, Seperti Naruto, spongebob, dll. entah itu bijak ap nggak!

      • luxi89soulmate berkata:

        Spongebob????Sponge BOB??????!!!
        (drama mode on)…kenapa hrus d sensor????bagian mananya yg kekerasan?iy sih..klo nnton film itu rasanya IQ menurun drastis..pikirannya jd pengn “Berburu Ubur2! berburu ubur2!” πŸ˜€

      • Rifai Prairie berkata:

        Hahhaaha emang rada aneh juga kenapa spongebob dilarang!. padahal kan lucu, tapi emang dalam beberapa scene terlihat adegan kekerasan seperti berkelahi, memukul kepala sendiri. apalagi yang tingkah tuan Crab seolah mengajarkan supaya anak jadi mata duitan hehehe.
        Ayooo.. aku ikut.. berburu ubur-ubur…

      • luxi89soulmate berkata:

        hahahaha…yukkk…bte dulu banyak ya film2 kartun pas waktu SD sampe SMA..tp enth knapa, skrang digantiin sama talkshow, realty show ‘n gossip…untung gue lahir d zaman film kartun πŸ˜€

      • Rifai Prairie berkata:

        Untung gue lahir di zaman lagu anak-anak.
        “Kupunya sepatu kacaa.. sepatu isttimewa..” *sambil goyang2 pinggul.
        hehehee :-p

      • luxi89soulmate berkata:

        dan…
        “Puk ame2 belalang kupu2…siang makan nasi malam2 minum susu”
        Lagu dari balita deh!
        Tapi yg itu lagu yg nyanyiin harus anak2 ya..jgn Baginda atau band2 indie…dilempar kak seto ntar ^_^
        atau d sensorrrrrrrrrr

      • Rifai Prairie berkata:

        Kalo dinyayiin avenged 7 fold gimana ya.
        “Yeeaaahhh….!!!!” *screaming.
        hehehe :-p

      • luxi89soulmate berkata:

        kalo avenged yg nyanyiin keren..kalo eminem yg nyanyiin..hemm..bakal panjang nih ceritanya πŸ˜€

      • Rifai Prairie berkata:

        yoo.yoo.. ngerap dulu.. yow!
        :-p

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s