Orang Inilah Teladan Bagi Politisi Indonesia!

Mungkin aku nggak pernah ketemu sama sosok yang akan aku ceritakan (ulang) ini, juga nggak pernah liat langsung mukanya. Tapi beliau adalah sosok yang sangat luar biasa. Saya menjadi sangat terkejut dan bangga, bercampur bahagia manakala di suatu hari saya baca di harian Jawa Pos, ada seorang presiden yang mengangkat menterinya dengan hanya memakai sandal. Bukan karena dia miskin, bukan pula sok-sokan, tapi karena kebaikan hatinya. Dialah Presiden Uruguay, Presiden Jose Mujica (baca Hose Muhika)

Tulisan ini aku kutip dari Kompasiana, yang aslinya ditulis oleh,Jimmy Haryanto,

Minggu, 1 Maret 2015 menjadi hari terakhir baginya sebagai presiden. Namun dunia akan kehilangan dia, sehingga tidak berlebihan CNN membuat wawanacara terakhir baginya tanggal 28 Februari 2015 dalam bahasanya, yakni bahasa Spanyol. Dialah Presiden Uruguay, Presiden Jose Mujica (baca Hose Muhika), presiden termiskin di dunia dengan kekayaan sekitar $330.000 atau sekitar Rp. 3 miliar, jauh lebih miskin dari calon Kapolri Budi Gunawan yang memiliki kekayaan sekitar Rp. 57 miliar.

Tapi ternyata bukan hanya dia miskin, tapi juga murah hati dan suka menolong, sebagaimana dikisahkan Gerhald Acosta saat baru saja dipecat dari tempatnya bekerja di sebuah pabik kertas di Montes del Plata, Uruguay. Begitu sedihnya Gerhald saat itu, maka dia berjalan kaki pulang menuju rumahnya. Dia berusaha menyetop kendaraan yang lewat untuk mendapat tumpangan, namun hampir 25 mobil yang dia coba hentikan tidak ada yang mau berhenti.

Namun tiba-tiba ada sebuah mobil VW “Beetle” tua tahun 1987 yang tiba-tiba berhenti tanpa distop dan menawarkan tumpangan. Setelah masuk ke dalam, betapa kagetnya Gerhald ternyata itu adalah Presiden Uruguay Jose Mujica (79) dan isterinya yang juga seorang senator Lucia Topolansky. Bahkan waktu Gerhald turun, Presiden Mujica tidak keberatan untuk difoto beberapa kali.

President Mujica and his wife are well-known for their humble lifestyle. Mujica once declared that his 1987 Volkswagen Beetle - a symbol of his famously austere lifestyle - was his only asset

Bagi politisi, dan juga jenderal polisi Indonesia, presiden miskin ini menjadi sesuatu yang unik, tapi sekaligus menjadi teladan yang perlu ditiru. Tapi mengapa Pesden Mujica miskin? Apakah karena rakyat Uruguay tidak tahu diri dan menggajinya kecil? Ternyata bukan; karena gajinya sebagai presiden $11.000 per bulan atau sekitar Rp. 110 juta. Namun berbeda dengan para politisi Indonesia, Presiden Mujica sengaja menyumbangkan semua gajinya kepada orang-rang miskin.

Gerhald Acosta had been forced to leave his job at the Montes del Plata paper mill early and was walking home from work when a President Jose Mujica (pictured) offered to give him a lift

Suatu saat Presiden Mujica memberikan pandangan kepada televisi Al Jazeera tentang arti jabatan presiden yakni sebagai pejabat tinggi yang dipilih untuk suatu tugas. Dia bukan raja, atau dewa. Dia juga bukan dukun yang tahu segalanya. Dia adalah pelayan warga (PNS), dan cara hidup yang ideal bagi presiden adalah hidup seperti mayoritas rakyat yang dilayani dan diwakilinya.

President Mujica - pictured here with his wife Sen. Lucia Topolansky, is thought to donate much of his $11,000-a-month salary to homeless charities

Presiden Mujica dan isterinya.

Presiden Jose Mujica akan digantikan presiden baru Tabare Vasquez mulai 1 Maret 2015.

Terima kasih Presiden Jose Mujica telah bersedia menjadi teladan bagi politisi di zaman modern ini. Semoga para politisi dan polisi Indonesia mau mengikuti cara hidupmu! Seharusnya politisi Indonesia bisa lebih baik karena Jose Mujica bukan Islam, bukan Kristen, juga bukan Hindu, bukan pula Budha atau Konghucu, tapi dia orang baik.

(Sumber foto-foto: Ivan Franco/epa/corbis).

Iklan

Tentang Rifai Prairie

Rifai Prairie bekerja sebagai office cleaning and maintenance dan juga gardener di salah satu sekolah menengah atas di kab Gresik. Hobi menulis, berkebun, menggambar dan membaca.
Pos ini dipublikasikan di Heroes, inspirasi dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s