Hari Terakhir Menyiapkan Mental Mengawal Anak-anak “Curut”

Besok gue bakal go to Bali. Bukan buat Liburan, tapi jagain anaknya orang. Gue udah dag dig dug sejak kemaren. Takut ada yang kenapa-napa. Hari ini otomatis jaid hari terakhir gue menyiapkan mental, yaa cukup tertekan juga sih. keringetan

Apalagi mengingat tahun kemaren ada beberapa kejadian naas dan menyeramkan terjadi pada saat study ke Bali. Ini bukannya gue ngejelek-jelekin perusahaan gue, tapi buat ngingetin kamu aja yang mau liburan, supaya gak kejadian hal buruk yang gak diinginkan

Kehilangan Barang.

kehilangan barang

Hal buruk yang paling banyak terjadi ketika liburan adalah kehilangan barang. Iya kalo loe Cuma kehilangan duit 5o Ribu, lha kalo kehilangan duit sejuta!! Apa nggak nangis tuh?!

Untuk menghindari itu sebisa mungkin loe yang mau liburan bawa temen buat bawain barang kamu. Eh?? Tega amat sih temen dijadiin budak, ya nggak gitu juga sob! Maksudnya kalo loe ada keperlan yang mengharuskan untuk meninggalkan barang bawaan setidaknya kamu memiliki teman couple buat menjaga barang kamu. Ini berlaku prinsip simbiosis mutualisme, yaa mirip kayak kerbau sama burung pemakan kutu. Kalo dia lagi perlu yaa gantian kamu yang bawain. Seringnya hal ini terjadi pas kamu ke kamar kecil.

Ketinggalan.

Ada juga yang harus diperhatikan yaitu penempatan waktu. Entah kamu berlibur sendiri atau berkelompok, timing itu sagat penting. Terkadang karena lalai ada beberapa anggota rombongan yang tertinggal.

Untuk menyiasatinya, usahakan untuk mencocokan kondisi jam kamu dan anggota rombongan yang lain. Jadinya semua bisa on time. Karena terkadang ada selisih beberapa menit antara jam kita dan jam teman satu rombongan.. Daam hal ini Sistem Komunikasi yang baik antar anggota rombongan, pihak travel, dan hotel/pengelola tempat wisata mutlak diperlukan.

Sakitt..

sakit

Ini udah gue bahas kemarin, bahkan gue sudah bersiap dengan beberapa obat standart. Cuma yang belum kebeli itu obat merah, kapas, sama alkohol padahal itu piranti P3K dasar.

Selalu siap sedia oba-obatan yang dibutuhkan. Dan kalau ada riwayat penyakit khsus pastikan kamu melakukan konsultasi dengan dokter. Entah itu penyakit jantung, Lupus, Ginjal, atau bahkan mungkin penyakit psikis seperti sindrom bipolar dsb.

Kerusupan.

Eh salah! Maksudnya kesurupan. Ini sering nih! Biasanya kalo lagi rekreasi religi atau mengunjungi tempat yang agak historical bisa juga saat moment sakral. Aaa.. tidakk.. JDUARR..

Pada saat liburan ke Bali dua tahun yang lalu, ada beberapa anggota rombongan gue yang kesurupan dan bahkan ada yang dihantui leak. :O AAA… kalo gue pasti langsung ngacir ke kamar mandi, bukannya takut. Cuma pengen muntah aja liat leaknya. Hehee

Untuk mengindarinya yaa berdo’a dulu sebelum perjalanan- dalam perjalanan- maupun saat pulang. Tapi semua juga bergantung kondisi psikis dan spiritual masing-masing individu. Jadi sebaiknya beberapa hari sebelum berangkat dilakukan prosesi keagamaan menurut kepercayaan masing masing. Kalo Islam yaa pakai istighosah atau tahlilan. Kalau Hindu mugnkin pemberkatan.

Yap! Itulah beberapa hal yang sempat gue khawatirkan. Tapi yaa.. kita Cuma bisa berdo”a yang terbaik dan bersiap untuk yang terburuk.

😀 salam..

Iklan

Tentang Rifai Prairie

Rifai Prairie bekerja sebagai office cleaning and maintenance dan juga gardener di salah satu sekolah menengah atas di kab Gresik. Hobi menulis, berkebun, menggambar dan membaca.
Pos ini dipublikasikan di Harian, opiniku dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s